Live streaming

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Walking in The Covenant of Grace

Setiap orang Kristen memiliki tahapan perjalanan rohani yang berbeda-beda. Karena perbedaan tahapan ini, maka kebutuhan makanan rohani setiap orang berbeda-beda pula.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 05 Juli 2011


DIALOG dengan Tuhan saat melayani


Saya sudah membaca saat teduh “Build My Home” dan saya sedang mempraktekkan I.D.E, terutama tentang DIALOG.

Pada saat saya sedang melayani komsel di Mega Regency, saya menemui Bp. Julius (suami Ibu Hetty Siregar) yang saat itu sedang mengalami sakit “angin duduk”. penyakitnya sudah agak parah karena Bp. Julius itu sampai tidak mau pakai baju karena kepanasan dan sesak nafas. Beliau hanya memakai handuk saja. Saya melihat kondisi beliau tersebut, saya prihatin sekaligus bingung harus melakukan apa. Istrinya panik dan anak-anaknya juga sudah menangis semuanya. Saat itulah, saya mempraktekkan I.D.E. yang telah saya baca. Saya langsung berdialog dengan Tuhan. Saya tanya kepada Tuhan, “Tuhan, apa yang harus saya kerjakan untuk Pak Julius ini?” Setelah itu, saya langsung mendapat hikmat dari Tuhan. Saya suruh Ibu Hetty memakaikan baju ke Pak Julius supaya keringatnya menyerap. Dan saya percaya pasti sembuh saat ini juga. Dan nggak lama kemudian, nafas Pak Julius pun menjadi teratur kembali (nggak sesak lagi) dan tiba-tiba dia mau buang angin. Wah, puji Tuhan. Kami kaget bercampur senang sekali. Ternyata kuasa dialog itu sangat luar biasa! Saya pun jadi lebih mengerti setelah saya mengalami secara langsung. (Rosalia Sulistyaningsih_Komsel Palem Ratu)


IMAN seorang anak kecil


Waktu kami sekeluarga membaca buku dan saat teduh “Build My Home” dan sedang menghidupi I.D.E, ada suatu kejadian yang terjadi di rumah kami yang membuat kami semakin mengerti tentang I.D.E ini, terutama tentang IMAN.

Anak saya yang bernama Yujin sedang keramas di kamar mandi, tapi bukan memakai shower, melainkan pakai kran air yang ada di toilet. Saya peringatkan dia untuk berhati-hati dengan kran tersebut karena takut kepalanya membentur kran air itu. Tapi dia nggak mau dengar. Dia lama di kamar mandi dengan segala keasyikannya. Sampai akhirnya saya mendengar ada suara tangisannya. Saya pikir dia hanya bercanda karena memang dia anak yang sering bercanda. Saya pikir ini anak sudah nggak benar lagi bercandanya. Saya langsung datang ke kamar mandi untuk melihat apa yang sedang diperbuatnya. Begitu saya membuka pintu kamar mandi, ternyata ada darah di tangan Yujin. Kepalanya juga berdarah. Saya langsung menjerit memanggil suami saya. Suami saya langsung bersiap-siap untuk ke rumah sakit karena kepala Yujin sudah benjol membiru dan berdarah.

Saat mau dibawa ke RS, Yujin terlihat sedih. Dia berkata kepada saya, “Sebenarnya Yujin nggak mau ke Rumah Sakit, tapi Yujin mau berdoa saja.”
Saya pun memberi kesempatan untuk dia berdoa sendiri. Dia berdoa begini :
“Tuhan, Yujin yakin kalau Tuhan mengampuni dosa Yujin. Yujin itu memang salah tidak dengar mami. Tapi Yujin percaya hari ini darahnya berhenti, tidak terjadi infeksi, tidak terjadi nanah, Tuhan. Tolong Yujin, besok Yujin mau ujian praktek, supaya konsentrasi, tolong hari ini Tuhan sembuhkan! Dalam nama Yesus, Tuhan Yesus baik!” Terus dia memuji-muji nama Tuhan. Kami sangat surprise melihat iman dia. Setengah jam kemudian, saya bertanya kepadanya dan dia menjawab “Masih sakit sih, tapi pasti sudah ada yang sembuh. Kan sudah nggak ada lagi darahnya.” Dan keesokan paginya, di depan shower di kamar mandi dia nyanyi lagi, “Kuyakin Yesus itu menyembuhkan sakitku. Kuyakin Dia juga sembuhkan jiwaku. Yesus ajaib dan keajaiban itu terjadi hari ini!” Dia terus mengulang-ulang itu sebelum dia berangkat ke sekolah. Saya dan suami saya benar-benar diberkati dengan iman anak kami.
Tuhan sudah memberikan iman yang luar biasa kepada anak kami, Yujin.
(Christina Siahaan_Komsel Palem Ratu)